20101030

Engkau Gelasanku


Hidup ini menurut saya..
seperti bermain layang-layang..
Dimana layang-layangnya, seperti apapun motifnya,
bisa diibaratkan sebagai kebahagiaan kita..
Benangnya sebagai penghubung antara kebahagiaan dan sang pengendali, Tuhan.

Kadang ada angin kencang yang menggoyahkan layang-layangnya..
Jika benangnya jenis kenur, simpulnya kurang kuat,
layang-layangnya akan terbang terbawa angin..
Entah kemana..

Mungkin tersangkut di puncak pohon cemara..
Mungkin tersangkut di antena televisi orang dan merusak kualitas gambarnya..
Atau mungkin jatuh lalu hanyut pada aliran sungai paling tenang..
yang bermuara pada air terjun paling berbahaya..

Coba kondisikan kalau kita bermain layang-layang dengan benang gelasan..
Walaupun agak jelek, tapi benang itu dengan simpul seburuk apapun,
dapat membuat sang layang-layang bertahan,
dari hembusan angin bahkan yang sangat kencang..

Dan ketika angin itu sudah tidak keras dan sepoi-sepoi,
layang-layang akan tetap terbang tenang di atas langit..

Inilah maksud saya..

Menjadikan batasan-batasan tentang kamu, berupa benang gelasan..
Walaupun bentuknya sulit diindahkan,
tapi saya akan merasakan gesekan dan sedikit terluka..
Kuat dan tegar melawan angin sekencang apapun..

Daripada saya memakai benang kenur,
dengan warna merah menyala yang sangat indah jika terkena matahari,
lalu tidak akan berdaya bertahan melawan hembusan angin,
yang akan membawa layang-layang saya pergi entah kemana..

NB:
Maaf kalo postingannya agak berat,
otak, hati dan pikiran saya sedang dahsyat berkontraksi
bahkan di tengah malam larut seperti ini

Terlalu banyak hal yang ingin saya curahkan
bahkan dari hari-hari kemarin
baru terlampiaskan sekarang
karena dodolnya saya ga bisa login ke blogspot cobaaa
*pity*

No comments: