Benar katanya,
bahwa sesendu apapun rasa hati,
esok pagi,
Matahari pasti terbit lagi
dan burung berkicau
dan angin mendayu semilir
Sekedar mengingatkan kita
bahwa hari ini,
dunia masih berputar
Walau kadang terasa berguncang
Benar katanya,
bahwa dunia belum kiamat
Masih ada dan banyak kesempatan baru
lihat saja jam mu
detik baru
kesempatan baru
Tarik dalam nafas
Tutup matamu
dan tersenyumlah dalam hati
Benat katanya,
bahwa semua yang terjadi
selalu memiliki dua sisi
baik dan buruk
bencana dan berkah
tergantung bagaimana hasrat kita
membagi-bagi porsi suapannya
Benar katanya,
dalam lebam biru dan darah beku
makin menarik kita lebih dekat dengan Dia
menajamkan kepekaan kita akan suara-Nya
dan melihat bagaimana kecilnya kita
yang diajari untuk mengandalkan sang Maha Besar
Suatu hari nanti
pasti benar adanya
dimana kita akan melihat ke belakang
Tersenyum,
dan mensyukuri apa yang telah terjadi
bersyukur karena masih bisa bersyukur
Suatu hari nanti,
pasti benar adanya
kita akan menjadi apa yang kita harapkan
selama ini,
mungkin lebih
Karena aku melihatnya
dan karena ada Dia
aku percaya,
NB:
Pasti semua sudah pada tahu
Indonesia dilanda bencana berturut-turut
Tiada henti tiap hari dan bahkan saat ini
berita yang saya tonton di televisi
semuanya terlalu miris untuk dipertontonkan
Saya percaya,
semaju-majunya kita manusia modern,
pasti masih menyadari
bahwa akan ada waktunya dimana kita harus bahu-membahu
dengan saudara yang tidak pernah kita kenal sekalipun
Bantuan tidak selalu dalam hal materi
mulailah dari doa tulus dalam hati
luangkan waktumu 10 detik hanya untuk berdoa
berdoa buat mereka,
mereka saudara kita
mereka membutuhkan kita
Trust me,
the beauty of sharing is amazing

No comments:
Post a Comment